logo mahkamah agung website ramah difable

Pengadilan Agama Gunung Sugih

KULTUM DZUHUR BULAN RAMADHAN “Ramadhan adalah Tempat Pensucian Diri”

Gunung Sugih |pa-gunungsugih.go.id

Untuk meningkatkan keimanan kita di bulan suci Ramadhan tahun 1440 H ini salah satunya diisi dengan Tausiyah yang disampaikan oleh ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih Bapak Drs. H. Faiq., MH,  yang dilaksanakan di Masjid Baiturrahim yang berada di lingkungan Pengadilan Agama Gunung Sugih ba’da shalat dzuhur berjamaah.

 

Dalam tausiyahnya, H. Faiq, memaparkan bahwa di Bulan suci Ramadhan dimana segala aktifitas kita dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Niat bekerja dengan ikhlas dan apapun yang dikerjakan menjadi ladang pahala bagi kita umat muslim, tentu yang sesuai dengan syariat Islam.

Dikatakan juga bahwa Imam Al Ghazali dalam kitabnya dirumuskan bagaimana kita dapat berpuasa mendekati kesempurnan. Yaitu antara lain adalah,

Pertama, menjaga pandangan (mata). Banyak sekali umat Islam yang sukses dalam menahan lapar dan dahaga ketika menjalankan puasa. Namun tak sedikit mereka yang menjalankan puasa tersebut kehilangan pahala karena tidak menjaga pandangan (mata) dari hal-hal yang dilarang. Misal melihat hal-hal yang berbau pornografi dan pornoaksi, hal itu memang tidak membatalkan puasa, tetapi hal tersebut dapat menghilangkan pahala puasa tersebut, sehingga bisa dikatakan bahwa orang yang menjalankan puasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga karena pahalanya hilang akibat tidak menjaga pandangannya.

Kedua, menjaga lisan. Meskipun berpuasa ternyata banyak sekali umat Islam yang tidak bisa menjaga omongannya dari perkataan yang dilarang. Misalnya berkata bohong, berkata jorok, menggunjing (gosip), fitnah dan lain sebagainya. Memang hal-hal tersebut sangat sulit dikendalikan oleh sebagian umat Islam meskipun dalam keadaan berpuasa, padahal perbuatan tersebut bisa menghilangkan pahala berpuasa umat Islam.

Ketiga, menjaga pendengaran. Sama halnya dengan sulitnya menjaga lisan, biasanya umat Islam ketika berpuasa juga kesulitan menjaga pendengarannya dari hal-hal yang negatif. Seperti contoh diatas, yaitu mendengarkan gunjingan, gosip, fitnah, serta berita-berita negatif lainnya. Oleh sebab itulah, menjaga pendengaran sama pentingnya dengan menjaga lisan dari hal-hal yang bisa menghilangkan pahala bepuasa umat Islam selama ramadhan.

Keempat, menjaga anggota tubuh lainnya. Selain ketiga hal diatas, menjaga anggota tubuh lainnya seperti tangan, kaki, maupun anggota tubuh lainnya dari hal-hal yang dilarang oleh agama juga merupakan keharusan. Karena menjaga anggota tubuh dari hal-hal yang diharamkan oleh agama dapat menjaga pahala puasa. Sebaliknya jika kita tidak bisa menjaga tangan kita, maupun kaki kita dari hal-hal yang diharamkan maka bisa menghilangkan pahala puasa umat Islam. Seperti contoh mencuri, atau datang ditempat-tempat maksiat, hal tersebut bisa menghilangkan puasa yang dilakukan umat Islam.

Demikian tausiyah yang disampaikan H. Faiq pada hari Rabu (8/5/2019) yang dihadiri, oleh Hakim, Panitera dan Sekretaris, Panmud, Kasubbag, serta seluruh pegawai Pengadilan Agama Gunung Sugih. (SA)

  • Info Perkara

  • Statistik Perkara

  • Laporan Perkara

-->

Sistem Informasi Mahkamah Agung RI

TypographySistem Informasi Mahkamah Agung Republik Indonesia dibangun dalam rangka menunjang terselanggaranya Reformasi Birokrasi di Lingkungan Mahkamah Agung RI.

Kunjungi

Komunikasi Data Nasional

TypographyKominukasi Data Nasional Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk akurasi data.

Kunjungi

Direktori Putusan

TypographyDirektori Putusan merupakan salah satu pelaksananaan Keputusan Ketua MA , dengan tujuan memastikan adanya informasi yang lengkap bagi masyarakat secara cepat dan murah.

Kunjungi

SIKEP

TypographySistem Kepegawaian Mahkamah Agung RI dibangun untuk membantu admin Kepegawaian dalam mengelola data Pegawai.

Kunjungi

SIMPEG

TypographySistem Informasi Kepegawaian Badan Peradilan Agama yang merupakan aplikasi backup SIKEP Mahkamah Agung.

Kunjungi

Layanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

TypographyLayanan Pengadaan Secara Elektronik Mahkamah Agung RI.

Kunjungi