Pegadilan Agama Gunung Sugih Nyaris Tanpa Tunggakan Perkara

Ditulis oleh Zahra Fatimah Mu'min, MM on .

Ditulis oleh Zahra Fatimah Mu'min, MM on . Dilihat: 17

PENGADILAN AGAMA GUNUNG SUGIH NYARIS TANPA TUNGGAKAN PERKARA

Gunung Sugih|www.pa-gunungsugih.go.id

Pengadilan Agama (PA) Gunung Sugih memutus 2.659 perkara (99,74%) dari 2.666 perkara sepanjang tahun 2020. Demikian refleksi akhir tahun yang disampaikan Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih Hj. Sartini, S.H., M.H di Ruang Sidang Utama, Pengadilan Agama (PA) Gunung Sugih, beberapa hari lalu.

Dijelaskannya, sisa perkara PA Gunung Sugih tahun 2020 adalah 7 perkara (0,26%). Sisa tersebut terdiri dari cerai gugat 5 perkara, wakaf 1 perkara, dan cerai talak 1 perkara.

“PA Gunung Sugih menangani jenis perkara yang bervariatif. Ada ekonomi syariah 3 perkara, wakaf 1 perkara, waris 1 perkara, dispensasi kawin 165 perkara, dan pengesahan nikah 178 perkara, di samping perkara cerai gugat dan cerai talak dengan jumlah terbanyak, masing-masing 1714 dan 504 perkara,” urainya.

Tahun 2020 terdapat 22 perkara yang pihak penggugat/pemohon berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS). Rincian perkara tersebut adalah izin poligami 5 perkara, cerai talak 7 perkara, dan cerai gugat 10 perkara.

Pada tanggal 1 Desember 2020, PA Gunung Sugih menyidangkan 61 permohonan itsbat nikah mandiri di Kampung Terbanggi Ilir, Kecamatan Badar Mataram. Sidang itsbat nikah ini terlaksana berkat kerjasama PA Gunung Sugih dengan Kantor Kampung Mataram Ilir.

“Program sidang itsbat nikah seperti ini memudahkan pasangan suami istri yang telah menikah secara Islam, namun belum memiliki buku nikah, untuk mendapatkan legalitas pernikahan mereka. Ke depan, program ini akan kita laksanakan secara terpadu bersama dengan Kantor Kementerian Agama dan Disdukcapil Kabupaten Lampung Tengah,” ungkap Sartini.

Lalu, PA Gunung Sugih pada tahun 2020 menangani 6 permohonan eksekusi Hak Tanggungan dari bank syariah. Rincian permohonan tersebut adalah, 1 permohonan tahun 2014, 2 tahun 2017, dan 3 tahun 2019. Sebanyak 1 permohonan eksekusi tahun 2014 belum terlaksana karena masih tahap lelang dan belum ada penawaran. Dan 1 permohonan tahun 2017 damai, sedangkan 1 lagi tahap sita eksekusi. Adapun permohonan tahun 2019, 2 damai, dan 1 lagi tahap sita eksekusi.

PA Gunung Sugih jug memperoleh anggaran layanan hukum bagi masyarakat tidak mampu (justice for the poor) berupa Pos Bantuan Hukum (Posbakum), sidang di luar gedung pengadilan, dan berperkara cuma-cuma (prodeo).

Anggaran Posbakum adalah Rp25.900.000,00, sidang di luar gedung pengadilan Rp65.000.000,00, dan prodeo Rp3.500.000.

Untuk itu PA Gunung Sugih bekerjasama dengan lembaga Pemberi Layanan Posbakum untuk memberikan informasi, konsultasi, advis hukum, dan membuatkan dokumen hukum yang dibutuhkan masyarakat tidak mampu. PA Gunung Sugih sudah merealisasikan 100% anggaran Posbakum pada Desember 2020.

Selanjutnya PA Gunung Sugih melaksanakan kegiatan sidang di luar gedung pengadilan di dua lokasi, yakni Kantor Kepala Kampung Mekar Jaya, Kecamatan Bangun Rejo dan Kepala Kampung Rejo Sari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram. “Alhamdulillah, kita berhasil merealisasikan 100% anggaran sidang di luar gedung pengadilan pada September 2020,” ungkap Sartini.

Program sidang di luar gedung pengadilan terlaksana 34 kali kegiatan dan berhasil menyelesaikan 302 perkara. Program ini membantu masyarakat yang tidak mampu atau mengalami kendala geografis mendapatkan akses keadilan. Program ini sangat bermanfaat mendekatkan masyarakat dengan layanan pengadilan, ugkap Pairin, Kepala Kampung Mekar Jaya, Kecamatan Bangun Rejo.

Program prodeo merupakan layanan bagi masyarakat tidak mampu berperkara secara gratis. Pada tahun ini, PA Gunung Sugih melayani 10 perkara secara cuma-cuma. Sartini mengungkapkan bahwa anggaran prodeo terealisasi 100% pada September 2020.

PA Gunung Sugih memperoleh anggaran DIPA 01 tahun ini sejumlah Rp4.140.913.000. Anggaran tersebut terdiri dari belanja modal (53) Rp25.000.000,00, belanja barang (52) Rp1.056.663.000,00, dan belanja pegawai (51) Rp3.059.250.000.

Ketua PA Gunung Sugih juga menguraikan bahwa anggaran belanja modal terealisasi 100% pada Maret 2020. Anggaran belanja pegawai terealisasi 97,73% pada Desember 2020. Sedangkan anggaran belanja barang terealisasi 98,17% pada Desember 2020, termasuk untuk program penanganan Covid-19.

Ditmbahkannya, PA Gunung Sugih pada tahun 2020 menerapkan beberapa inovasi, yakni duta pelayanan, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Online, notifikasi perkara, dan antrian sidang secara elektronik. Inovasi ini bertujuan meningkat kualitas pelayanan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat pencari keadilan, ungkap Sartini.

Inovasi Duta Pelayanan bertujuan mendekatkan Pengadilan dengan masyarakat. Duta Pelayanan hadir di tengah-tengah antrian masyarakat pencari keadilan. Menyapa dengan prinsip 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun). Masyarakat yang tidak memperoleh 5S dari petugas, berhak mendapat kompensasi berupa aksesoris Pengadilan, ungkap Sartini.

Duta Pelayanan menyuguhkan minuman kepada masyarakat pencari keadilan. Selain itu, Duta Pelayanan juga memberikan hadiah berupa aksesoris bagi masyarakat yang mampu menjawab pertanyaan seputar Pengadilan.

Inovasi PTSP Online mengikuti inovasi Badan Peradilan Agama (Badilag) yang mendapat banyak apresiasi dari berbagai kalangan, dalam maupun luar negeri. Melalui inovasi ini, masyarakat tetap dapat bertanya secara interaktif kepada petugas PTSP, meskipun tidak dapat datang langsung ke pengadilan.

Aplikasi Notifikasi Perkara memberitahukan secara otomatis tahapan perkara melalui pesan singkat ke nomor kontak terdaftar. Aplikasi ini merupakan aplikasi inovasi Badilag tahun 2019. Setiap Pengadilan wajib mengimplementasikannya di lingkungan masing-masing.

Aplikasi Notifikasi Perkara memberitahukan kepada masyarakat pencari keadilan setiap tahapan perkara mereka. Sedangkan bagi internal, inovasi ini berfungsi sebagai notifikasi perkara, seperti jadwal sidang dan kekuatan hukum putusan.

Masyarakat sering mengeluhkan antrian sidang pengadilan tidak tertib. Untuk mengantisipasi keluhan tersebut, PA Gunung Sugih mengatur antrian sidang secara elektronik menggunakan aplikasi antrian sidang.

“Petugas penjaga sidang menginput antrian sidang sesuai kehadiran para pihak. Panitera Sidang atas perintah Ketua Majelis memanggil para pihak masuk ke dalam ruangan sidang sesuai antrian masing-masing. Dengan inovasi ini, tidak ada lagi masyarakat yang datang duluan, namun mendapat antrian belakangan,” tutup Sartini. (datuk)

sumber ( lampungpagi.co )

Add comment


Security code
Refresh

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Gunung Sugih

Jalan Negara No. 99 Gunung Sugih

Lampung Tengah,  Provinsi Lampung.

Telp :  +62725 528885

Faks:  +62725 527492

Email:  Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

                

 

 

Tautan Aplikasi Internal