PEMIMPIN YANG MELAYANI

Gunung Sugih | www.pa-gunungsugih.go.id
Kepemimpinan pada hakikatnya adalah melayani (HR Ibnu Asakir dan Abu Nu’aim). Pemimpin adalah pelayan bagi orang yang dipimpin. Menjadi pemimpin berarti mendapat mandat untuk melayani. Karena itu, seorang pemimpin harus memiliki visi dan misi pelayanan untuk meningkatkan bagi lembaga yang dipimpinya.
Ungkapan tersebut harus di tanamkan dalam benak semua pemimpin sebagai triger dan sebagai rambu-rambu dalam menjalankan kepemimpinannya, hal ini menjadi penting agar setiap pemimpin tidak salah birsikap dan pada akhirnya salah dalam mengambil keputusan.
Kesuksesan seorang pemimpin bukan terletak pada kemampuannya duduk di singgasana kepemimpinan, tetapi terletak pada kemampuannya duduk di hati orang yang dipimpinnya. Hal itu terwujud dalam kemampuan pemimpin dalam melayani rakyat. Pemimpin adalah melayani bukan dilayani. Melalui pelayanan ini, antara yang memimpin dan yang dipimpin akan saling mencintai dan menyayangi sehingga akan timbul kerja sama yang baik dalam membangun lembaga tersebut;
Ada setidaknya 3 (tiga) aspek pemimpin yang melayani
1. Melayani dengan hati
Ini merupakan aspek penting yang harus ada dalam diri seorang pemimpin, sebab segala hal yang di mulai dari hati yang tulus, akan menghasilkan kebijakan yang mengena, di samping kebijakan yang mengena pemimpin yang memimpin dengan hati akan memiliki kerinduan untuk membangun memajukan dan mengembangkan lembaga yang dipimpinya;
2. Melayani dengan kepala/pikiran
Setelah dimulai dari hati kemudian di tuangkan dalam ide-ide yang lahir dari kepala dan pikiran pimpinan, seorang pemimpin yang baik di tuntut memiliki dan mampu menampung ide atau gagasan yang selalu baru selain ide-ide kreatif, solusi-solusi yang solutif juga dituntut lahir dari pikiran-pikiran pemimpin yang baik;
3. Melayani dengan tangan
Pemimpin yang melayani dengan tangan adalah pemimpin tidak sekedar memuaskan rakyat, tetapi juga memiliki kerinduan untuk mengemban amanah dengan baik; fokus pada hal spiritual dibandingkan sekedar kesuksesan duniawi; mau belajar;dan menselaraskan diri terhadap komitmen beribadah dan melayani rakyat;
Ketiga aspek tersebut ada dalam diri ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih Dra. Hj. Sartini, S.H., M.H. dan wakil Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih Doni Dermawan, S.Ag.,M.H.I. dan sebagai paket lengkap, keduanya seolah-olah saling melengkapi satu, sama lain.
Semoga dengan dipimpin oleh ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih Dra. Hj. Sartini, S.H., M.H. dan wakil Ketua Pengadilan Agama Gunung Sugih Doni Dermawan, S.Ag.,M.H.I pengadilan Agama Gunung Sugih lebih maju dan berkembang, sehingga bisa memberikan pelayanan yang maksimal bagi masyarakat; (By.i'am)





